?

Log in

Previous Entry | Next Entry

Clan Knight: WAKTU MILIK KANNA-SENPAI

Aduh, dimana toko loak itu? Kok ga kelihatan? Nanya sama orang dulu deh. “Permisi, apa kamu tahu dimana lokasi toko loak disekitar sini?” tanyaku pada seseorang sambil celingak-celinguk. “Momo?” sepertinya orang itu menyebut namaku. “Wakh! Kanna-senpai??” akupun terkejut melihat orang yg kutanyai adalah Kanna-senpai. Bagaimana ini? Aku bisa mati ditangan para KNIGHTESS. “Kau sedang apa?” tanya Kanna-senpai yang membawa banyak tas belanjaan. “Aku mau cari makan!” ceplosku begitu saja. Nggak mungkin kan kalau aku bilang mau ke toko loak. “Oh. Tadi kau bertanya padaku kan? Ehm, toko loak ya?” tanyanya untuk memastikan. Aduh jawab ga ya? Nanti dia curiga ga ya? “I.. Iya! Aku mau mencari tas Ibu yang hilang! Hehe..” jawabku gugup, semoga dia tak menanyakan pertanyaan yang macam-macam. “Haha. Itu diperempatan ujung jalan sana.” jawabnya sambil menunjukkan jalan. “Eh, mana? Kok aku ga liat?” tanyaku yang tak melihat toko loak itu. Tiba-tiba Kanna-senpai menggenggam tanganku dan kami berdua berjalan bersama menuju toko loak tersebut. Nah, ternyata itu toko loaknya. Wah, untung masih buka. Dari kejauhan aku dapat melihat pakaian dalam mereka. Akupun langsung lari masuk kedalam toko loak itu. “Pak, apa anda melihat setumpuk pakaian dalam yang dibawa Ibu-ibu ke toko ini?” tanyaku pada si penjual toko. “Pakaian dalam?!” ucap Kanna-senpai yang keheranan. Gawat dia sudah dengar! Pasti.. Pasti.. “Hah!! Maksudmu pakaian dalam kami ada disini??” seperti yang kuduga, dia akan syok. “HAH! Itukan milikku!” teriak Kanna-senpai yang melihat seorang Ibu-ibu hendak membeli pakaian dalam miliknya. “Heh, kan masih banyak yang lainnya! Kenapa kau tak pilih yang itu saja sih?” ketus Ibu-ibu itu sambil menunjuk pakaian dalam yang tergeletak disampingku. Wakh! Inikan punyaku! Ke.., kenapa bisa ikut tercampur? Aduh Ibu, aku malu sekali. “Akh! Aku ga mau pakaian dalam yang menjijikan itu! Sini kembalikan punyaku!” bentak Kanna-senpai pada Ibu-ibu tadi. Huaa, menjijikan katanya? “Kanna-senpai, ini milikku.” ucapku dengan gaya anak lugu supaya dikasihani. “Eh, maaf Momo.” pintanya. Yah, mau gimana lagi. Aku mengumpulkan pakaian dalam para KNIGHTESS yang lainnya, sedangkan Kanna-senpai asik bergulat dengan Ibu-ibu itu. Diam-diam aku masukan semua pakaian dalam anggota CLAN KNIGHT kedalam tas belanjaan Kanna-senpai. Untungnya ga ketauan.
ナイト
Akhirnya kami mendapatkan kembali semua pakaian dalam para KNIGHTESS. “Momo, besok biar aku saja yang menyerahkan semua pakaian dalam ini.” ucap Kanna-senpai yang berusaha untuk membantuku. Akupun mengangguk pelan. Akhirnya bebanku berkurang juga. “Ayo kita makan. Aku yang traktir.” ajak Kanna-senpai. Awalnya sih aku mau tolak, tapi sudah jam setengah delapan malam. Sebaiknya kuterima saja. Kami makan di restoran cepat saji yang berada cukup dekat dari apartemenku. “Bagaimana menurutmu tentang CLAN KNIGHT??” tanya Kanna-senpai yang bermaksud untuk memulai pembicaran. “Kalian itu keren. Tapi, sikap kalian seperti preman.” jawabku, aku tak sadar kalau jawabanku itu terlalu blak-blakkan. Aku melihat Kanna-senpai menahan tawanya dengan berdeham. “Apa kau mau mendengar ceritaku?” tawar Kanna-senpai. Sekarang sudah malam, aku takut Ibu khawatir. Jadi akan ku jawab tidak. “Dulu aku juga dijebak oleh teman-temanku...” heh, akukan belum bilang iya! Dia langsung bercerita, aduh terpaksa. “Aku dijebak saat aku seumuranmu. Para KNIGHTESS memaksaku untuk bergabung karena aku telah melanggar wilayahnya. Awalnya aku tolak, tidak sepertimu yang langsung bersemangat menerimanya...” Ah, dia ini meledekku? “Hidupku jadi tak tenang. Mereka selalu mengerjaiku mentang-mentang anak SMA. Selama aku duduk dibangku kelas tiga SMP, aku jadi tak bisa berkonsentrasi pada pelajaran gara-gara mereka selalu membuatku ketakutan...” ucap Kanna-senpai yang selalu terpotong-potong. Untungnya aku langsung menerima paksaan CLAN KNIGHT. Kalau tidak, mungkin nasibku akan sama seperti Kanna-senpai. Eh, walaupun aku langsung menerimanya. Aku malah menjadi babu mereka! “Saat semester pertamaku di SMA Sensekuchi, aku ditolong oleh Masaru. Dia menolongku dari gerombolan anak SMA yang tak beres. Sejak saat itu aku mau bergabung. Ntah kenapa, aku sangat bahagia bila bersama mereka...” sambungnya yang terpotong lagi. Hmmph, awalnya memang menyenangkan! Tapi akhirnya kan ga ada yang tahu. “Aku tak mau jika harus berpisah dengan mereka... Momo, aku ga mau...” sambungnya, kali ini dia bercerita sambil menangis. Aku tak pernah menyangka, bahwa CLAN KNIGHT sangat berarti bagi Kanna-senpai. Aku langsung mengambilkannya tisu yang tergeletak diatas meja kami. “Kau kan mempunyai banyak waktu untuk bisa bersama mereka.” ucapku yang berusaha untuk menghiburnya. “Waktuku tinggal tiga bulan.” jawabnya pelan. Wah, apakah Kanna-senpai akan pindah sekolah? “Waktumu masih ada sebelas bulan!” ucapnya padaku. Apa maksudnya? Aku tak bisa berlama-lama di SMP Sensekuchi. Aku kan hanya enam bulan di SMP Sensekuchi. “Kanna-senpai, mau kemana?” tanyaku yang heran ketika Kanna-senpai langsung berlari meninggalkanku.
ナイト
Akupun pulang ke rumah. Aku bingung dengan CLAN KNIGHT yang sangat berarti bagi Kanna-senpai. Padahal aku, PAKAIAN DALAMKU?!

Latest Month

August 2009
S M T W T F S
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     
Powered by LiveJournal.com