?

Log in

Dear God,

Tuhan,
Ini aku anak Mu
Namaku Yessica..
Aku terlahir normal dikalangan remaja seusiaku..
Namun aku tak pernah mensyukuri apa yang telah ku terima dari Mu..
Hari-hari ku terasa sepi sejak bapak meninggalkan kami..
Aku kurang mendapatkan perhatian dari mama yang sibuk setiap harinya..

Tuhan Yesus,,,
Aku menyukai Bang Dice...
Aku percaya bahwa Bang Dice adalah orang baik..
Bahkan mama mengijinkanku untuk bersamanya, padahal kami belum pacaran..

Tuhan,
Berikanlah aku jawaban yang sebenarnya..
Mungkinkah aku dan Bang Dice dapat bersama walaupun hanya sebentar?

Jika Engkau mempunyai rencana yang lebih indah untukku, silahkan berikan yang terbaik..

Jika aku tak dapat bersamanya, mungkin Engkau belum dapat membiarkan hatiku terluka..

Tuhan,
Terima kasih telah mempertemukan aku dengan Bang Dice..
Aku bahagia walau dia tak menjadi seseorang yang mendampingiku dimasa remajaku..

Biarkanlah kami menjadi teman, walau tahun depan kami akan terpisah..
Karena teman tak dapat dilupakan, biarlah aku menjadi salah seorang teman yang memiliki tempat paling bagus di hatinya..

Terima kasih Tuhan Yesus,
Aku mengucap syukur untuk segalanya..
Amin..

Post from mobile portal m.livejournal.com

Tags:

My Deepest Feeling

only one name in my heart for now:

D J L D S

only one guy in my heart for now :)
only two hands that may hold my hands ^^
only two legs to take me to someother places :D:D
only two eyes that may look at me =]
only one lip that may kiss me >///<

but you leave my dreams, you don't care about my hopes, even though you still remember me sinced i was sing for you, but you never talk to me anymore :(
i know you love her! i know you hate my friends!

but, however it is...
you're still the one guy who stay in my heart =)

Post from mobile portal m.livejournal.com

Clan Knight: TUGAS YANG PERTAMA

Pakaian dalamku tercampur didalam tas belanjaan Kanna-senpai! Aduh, gawat! Gimana kalo sampai jatuh ditangan para KNIGHTESS yang cowo? Aku bisa malu dihadapan mereka. Akupun pulang kerumah dengan suasana yang buruk. Moodku lagi ga enak. “Momoko! Kemana saja kau?” bentak Ibu yang daritadi menungguku didepan pintu masuk. Aku lagi males berdebat jadi ku diamkan saja. Tapi semakin ku diamkan, Ibu semakin membentak-bentakkiku. “Ini semuakan gara-gara Ibu! Kalau saja Ibu tak menjual semua pakaian dalam itu, akukan jadi ga repot!” tegasku. Emosiku sedang meluap-luap bagai air mendidih. Aku tak peduli apa yang akan terjadi selanjutnya. “Justru Ibu yang mau tanya! Kenapa bisa ada setumpuk pakaian dalam laki-laki di kamar mandi? Kau ini mau jadi apa?” bentaknya lagi padaku. Aku ga tahu mau jawab apa. Ini pertanyaan yang sulit. “Aku diancam! Aku dikerjain! Aku dianggap babu! Nyawaku hampir saja melayang gara-gara Ibu menjual pakaian dalam mereka! Uangkan dapat dicari!” tegasku. Aku tak biasa bertengkar dengan Ibu, mungkin ini kali pertama aku bertengkar hebat dengan Ibu. Aku melihat raut wajah Ibu menunjukkan rasa menyesal. Akupun menyesal telah membentak-bentaknya. Maafkan aku, aku tak sanggup untuk minta maaf secara langsung. Jadi kuputuskan untuk langsung pergi tidur.
ナイト
Pagi ini aku tak mencakapi Ibu. Saat sarapan pagi, aku hanya duduk dan menghabiskan sarapanku lalu pergi berangkat ke sekolah tanpa pamit. Baiklah, pulang sekolah nanti aku akan minta maaf padanya. Aku berusaha untuk mencari Kanna-senpai, dan meminta kembali pakaian dalamku yang ikut terbawa. Sampai detik ini aku tak melihat Kanna-senpai, yang kulihat hanya Misaki-senpai yang terus melambai-lambaikan tangannya padaku. Entah apa maksudnya, aku diami saja dia. Saat jam istirahat aku duduk dibangku taman dekat halaman SMA Sensekuchi agar aku dapat melihat keberadaan Kanna-senpai. Jauh disebelahku duduk seorang siswa SMA yang sepertinya pernah kulihat. Kenapa cowo ini duduk di lingkungan SMP? Dia sedang membaca buku tentang ilmu kedokteran. Cowo setampan dia mau jadi dokter! Aku mau deh jadi pasiennya. Tiba-tiba seorang siswa yang berasal dari kelasku menendang bola kearahku. Aku segera menutup mata, bukannya malah berlari. “Kau tidak apa-apa kan?” tanya seseorang padaku. Akupun membuka mataku, ternyata orang disebelahku menyelamatkanku. Akupun telah menjadi pasiennya. “Ba, bagaimana bisa kau menyelamatkanku?” tanyaku yang terkejut melihat cowo itu tak bergeser dari bangkunya, namun berhasil menyelamatkanku. Dia bangkit berdiri dan berjalan mengambil bukunya yang tergeletak ditanah. “Dengan ini. Buku ini tebal dan kuat.” jawabnya. Hah? Dengan sebuah buku? “Terimakasih. Tapi, apa bukumu tak rusak?” ucapku yang khawatir. Dia langsung pergi tanpa menjawab pertanyaanku. Ya sudahlah, yang penting aku udah jadi pasiennya.
ナイト
Sekarang sudah waktunya pulang. “Momo!” namaku dipanggil seseorang. Ternyata itu Kanna-senpai! Akhirnya dia muncul. Akupun berlari kearahnya. “Kanna-senpai, akhirnya kita bertemu! Aku mau minta pakaian dalamku!” pintaku yang sudah tak sabaran. “Maksudmu yang ini?” sahut Tomeru yang sedang... sedang... memamerkan pakaian dalamku, lebih tepatnya CELANA DALAMKU!! Aku syok melihat para KNIGHTESS asik tertawa. Pakaian dalamku dibungkusi plastik bening seperti barang bukti saja. Aku berlari kearah Tomeru dengan penuh amarah. Jahat sekali dia! Aku nyesal masuk CLAN KNIGHT. Kenapa Kanna-senpai begitu menyukai mereka? “KEMBALIKAN!!” pintaku dengan emosi. Aku malu, sangat malu. Tega sekali mereka berbuat ini padaku. “Masaru, hentikan! Ini ga lucu.” bentak Misaki-senpai. Aku meneteskan air mataku, mungkin kali ini air mataku akan habis. “Misaki, kau ini ga bisa lihat kami lagi senang-senang?” balas Tomeru yang masih tertawa dengan yang lainnya. Aku sangat berharap pada Misaki-senpai. Semoga dia dapat melawan Tomeru!!
ナイト
“Masaru! Dia ini anak perempuan. Lagipula diakan salah satu KNIGHTESS. Masa kau mengerjai sesama?” tegas Misaki-senpai. Masarupun berhenti mengolok-olokku. “Oke oke. Tapi diakan hanya anggota sementara seperti halnya Kanna.” jawab Tomeru. Apa maksudnya? Jadi karena itu Kanna-senpai menangis? Tomeru memandangiku, lalu dia melemparkan secarik kertas. Akupun membaca isi dari kertas tersebut.. ‘Barang siapa yang memasuki ruangan terlarang, maupun berpacaran dengan KNIGHTESS. Maka resmi menjadi anggota sementara CLAN KNIGHT, selama satu tahun penuh.’ Oh, jadi ini adalah perjanjian yang telah mereka buat bersama. “Aku tak bisa berlama-lama disini.” ucapku. Aku melihat Kanna-senpai menundukkan wajahnya. Kuduga, ia pasti menangis semalaman. “Aku akan memberikan sisa waktuku pada Kanna-senpai.” sambungku. Tomeru dan yang lainnya hanya diam. “Kanna, apa kau mau?” tanya Misaki-senpai. Kanna-senpai sangat terkejut, dia terus memandangiku. Aku hanya bisa tersenyum kecil padanya. “Aku mau!” ucap Kanna-senpai yang kembali bersemangat. “Baiklah. Kalau kau mau menyerahkan sisa waktumu padanya. Aku punya tugas khusus untukmu.” tegas Tomeru yang tampak mulai serius. “Ajaklah Ryouju untuk kembali bergabung dengan kita.” sambungnya. “Tak mungkin!!” sahut Kanna-senpai yang terkejut. Sepertinya aku pernah mendengar nama Ryouju. Siapa dia sebenarnya?

Clan Knight: WAKTU MILIK KANNA-SENPAI

Aduh, dimana toko loak itu? Kok ga kelihatan? Nanya sama orang dulu deh. “Permisi, apa kamu tahu dimana lokasi toko loak disekitar sini?” tanyaku pada seseorang sambil celingak-celinguk. “Momo?” sepertinya orang itu menyebut namaku. “Wakh! Kanna-senpai??” akupun terkejut melihat orang yg kutanyai adalah Kanna-senpai. Bagaimana ini? Aku bisa mati ditangan para KNIGHTESS. “Kau sedang apa?” tanya Kanna-senpai yang membawa banyak tas belanjaan. “Aku mau cari makan!” ceplosku begitu saja. Nggak mungkin kan kalau aku bilang mau ke toko loak. “Oh. Tadi kau bertanya padaku kan? Ehm, toko loak ya?” tanyanya untuk memastikan. Aduh jawab ga ya? Nanti dia curiga ga ya? “I.. Iya! Aku mau mencari tas Ibu yang hilang! Hehe..” jawabku gugup, semoga dia tak menanyakan pertanyaan yang macam-macam. “Haha. Itu diperempatan ujung jalan sana.” jawabnya sambil menunjukkan jalan. “Eh, mana? Kok aku ga liat?” tanyaku yang tak melihat toko loak itu. Tiba-tiba Kanna-senpai menggenggam tanganku dan kami berdua berjalan bersama menuju toko loak tersebut. Nah, ternyata itu toko loaknya. Wah, untung masih buka. Dari kejauhan aku dapat melihat pakaian dalam mereka. Akupun langsung lari masuk kedalam toko loak itu. “Pak, apa anda melihat setumpuk pakaian dalam yang dibawa Ibu-ibu ke toko ini?” tanyaku pada si penjual toko. “Pakaian dalam?!” ucap Kanna-senpai yang keheranan. Gawat dia sudah dengar! Pasti.. Pasti.. “Hah!! Maksudmu pakaian dalam kami ada disini??” seperti yang kuduga, dia akan syok. “HAH! Itukan milikku!” teriak Kanna-senpai yang melihat seorang Ibu-ibu hendak membeli pakaian dalam miliknya. “Heh, kan masih banyak yang lainnya! Kenapa kau tak pilih yang itu saja sih?” ketus Ibu-ibu itu sambil menunjuk pakaian dalam yang tergeletak disampingku. Wakh! Inikan punyaku! Ke.., kenapa bisa ikut tercampur? Aduh Ibu, aku malu sekali. “Akh! Aku ga mau pakaian dalam yang menjijikan itu! Sini kembalikan punyaku!” bentak Kanna-senpai pada Ibu-ibu tadi. Huaa, menjijikan katanya? “Kanna-senpai, ini milikku.” ucapku dengan gaya anak lugu supaya dikasihani. “Eh, maaf Momo.” pintanya. Yah, mau gimana lagi. Aku mengumpulkan pakaian dalam para KNIGHTESS yang lainnya, sedangkan Kanna-senpai asik bergulat dengan Ibu-ibu itu. Diam-diam aku masukan semua pakaian dalam anggota CLAN KNIGHT kedalam tas belanjaan Kanna-senpai. Untungnya ga ketauan.
ナイト
Akhirnya kami mendapatkan kembali semua pakaian dalam para KNIGHTESS. “Momo, besok biar aku saja yang menyerahkan semua pakaian dalam ini.” ucap Kanna-senpai yang berusaha untuk membantuku. Akupun mengangguk pelan. Akhirnya bebanku berkurang juga. “Ayo kita makan. Aku yang traktir.” ajak Kanna-senpai. Awalnya sih aku mau tolak, tapi sudah jam setengah delapan malam. Sebaiknya kuterima saja. Kami makan di restoran cepat saji yang berada cukup dekat dari apartemenku. “Bagaimana menurutmu tentang CLAN KNIGHT??” tanya Kanna-senpai yang bermaksud untuk memulai pembicaran. “Kalian itu keren. Tapi, sikap kalian seperti preman.” jawabku, aku tak sadar kalau jawabanku itu terlalu blak-blakkan. Aku melihat Kanna-senpai menahan tawanya dengan berdeham. “Apa kau mau mendengar ceritaku?” tawar Kanna-senpai. Sekarang sudah malam, aku takut Ibu khawatir. Jadi akan ku jawab tidak. “Dulu aku juga dijebak oleh teman-temanku...” heh, akukan belum bilang iya! Dia langsung bercerita, aduh terpaksa. “Aku dijebak saat aku seumuranmu. Para KNIGHTESS memaksaku untuk bergabung karena aku telah melanggar wilayahnya. Awalnya aku tolak, tidak sepertimu yang langsung bersemangat menerimanya...” Ah, dia ini meledekku? “Hidupku jadi tak tenang. Mereka selalu mengerjaiku mentang-mentang anak SMA. Selama aku duduk dibangku kelas tiga SMP, aku jadi tak bisa berkonsentrasi pada pelajaran gara-gara mereka selalu membuatku ketakutan...” ucap Kanna-senpai yang selalu terpotong-potong. Untungnya aku langsung menerima paksaan CLAN KNIGHT. Kalau tidak, mungkin nasibku akan sama seperti Kanna-senpai. Eh, walaupun aku langsung menerimanya. Aku malah menjadi babu mereka! “Saat semester pertamaku di SMA Sensekuchi, aku ditolong oleh Masaru. Dia menolongku dari gerombolan anak SMA yang tak beres. Sejak saat itu aku mau bergabung. Ntah kenapa, aku sangat bahagia bila bersama mereka...” sambungnya yang terpotong lagi. Hmmph, awalnya memang menyenangkan! Tapi akhirnya kan ga ada yang tahu. “Aku tak mau jika harus berpisah dengan mereka... Momo, aku ga mau...” sambungnya, kali ini dia bercerita sambil menangis. Aku tak pernah menyangka, bahwa CLAN KNIGHT sangat berarti bagi Kanna-senpai. Aku langsung mengambilkannya tisu yang tergeletak diatas meja kami. “Kau kan mempunyai banyak waktu untuk bisa bersama mereka.” ucapku yang berusaha untuk menghiburnya. “Waktuku tinggal tiga bulan.” jawabnya pelan. Wah, apakah Kanna-senpai akan pindah sekolah? “Waktumu masih ada sebelas bulan!” ucapnya padaku. Apa maksudnya? Aku tak bisa berlama-lama di SMP Sensekuchi. Aku kan hanya enam bulan di SMP Sensekuchi. “Kanna-senpai, mau kemana?” tanyaku yang heran ketika Kanna-senpai langsung berlari meninggalkanku.
ナイト
Akupun pulang ke rumah. Aku bingung dengan CLAN KNIGHT yang sangat berarti bagi Kanna-senpai. Padahal aku, PAKAIAN DALAMKU?!

Vacation is Boring

hoaoaoamph =o= im bored of this!! my vacation is extremely boringsss!!! i dunno wat to do!!! its soo rrrrr~~!! i got bored attack! im just waitin for 20july! cuz ive to go to school!!! i will meet my friends again!! im really happy :D :D :D YAY! now i just finished somechapters of my new novel! it is CLAN KNIGHT, sounds gud huh?! well, and i was finishing my draws!! okie dokie, i'll upload my new draws ^^ haha but, not now!! maybe tomorrow or someday. cuz ive to edit my draws first! then, ill show youuu all :D well, i drew Yaotome Masaru & Shimizu Momoko (from CLAN KNIGHT). they seems adorable, cuz Tomeru (Yaotome Masaru) is wearing uniform, and he puts baseball stick between hand and body. i think it likes DIKEPIT (dunno the mean in english). and Momo looks so scared. haha both of them have good looking ^^ surprisingly proud! oh yeah, my new project! you are great CLAN KNIGHT!! keep reading =] although its not already finished. hahaha :P i feel so sleepy, now is 2am. i need to sleep :) Oyasumi nasai everyone!

Tags:

Clan Knight: KESALAHAN YANG PERTAMA

Tomeru langsung mendorongku jatuh kebelakang. Aku bahkan tak sadar bahwa aku tadi telah membentaknya. Aku selalu mementingkan prestasiku, apa itu salah? Akukan mau membahagiakan Ibu dan adikku. “Kau sudah berani melawan ya?” tantang Tomeru padaku. Matanya seperti menancap pada mataku. Tiba-tiba mereka semua bertepuk tangan. Tomerupun tersenyum licik. “Nah, ini dia KNIGHTESS yang sesungguhnya!” ujar Misaki-senpai kegirangan. Sebenarnya apa maksud semua ini? Mereka semua tampak kegirang. “Anggota CLAN KNIGHT keduapuluhsatu kita sudah lulus tes awal. Mari kita rayakan!” teriak Kanna-senpai dengan yang lainnya. Karena sebentar lagi gelap, aku minta izin agar dapat pulang sekarang. Untungnya aku diperbolehkan pulang, namun dengan satu syarat, yaitu MENCUCI PAKAIAN DALAM PARA KNIGHTESS!!!! Ketika sampai dirumah, aku buru-buru mencuci pakaian dalam mereka. Ya Tuhan! Malam ini aku harus mencuci pakaian dalam pria. Aku ga berani lihat!! Baiklah, akan kucuci milik Kanna-senpai terlebih dahulu. Diakan perempuan! Wahh, pakaian dalam milik Kanna-senpai saja merk terkenal! Ah, aku jadi ingin mencobanya. Eh..., mikir apa aku ini?! “Momo, kau sedang apa? Kaukan belum makan malam!” terdengar suara Ibu yang daritadi menyuruhku makan malam. Ya sudahlah aku makan dulu, aku sudah sangat lapar. Hoamph, setelah makan badanku jadi lelah sekali. Aku jadi ngantuk. Ini pasti karena daritadi pagi aku harus menjadi babu tim baseball.
ナイト
Wakh gawat! Sudah pagi! Aku lupa dengan cucianku. Bagaimana ini? Aku terlalu capek gara-gara semalam. Mungkin mereka dapat memaklumiku. “Ibu, apakah ada yang menjemputku?” tanyaku yang menduga-duga kalau Kanna-senpai datang untung menjemputku seperti semalam. “Tidak.” jawabnya. Selagi mereka belum datang ataupun takkan datang menjemputku, aku harus buru-buru ke sekolah sendirian. “Ibu, aku berangkat dulu ya!” ucapku sambil melambaikan tangan. Hari ini aku mau naik kereta api, biar cepat sampai di sekolah. Sejauh ini aku tak melihat tanda-tanda adanya KNIGHTESS yang mengikutiku. Ketika aku sampai di sekolahpun tak ada mereka. Mungkin saja mereka sedang sibuk. “Hai Rima-chan!” sapaku pada Rima yang sedang mencoret-coret bukunya. “MOMO-CHAN!” ucap kaget Rima. Kenapa dia kaget? Ekspresinya itu tak membuatku senang. “Aku dengar, kemarin itu kau berada bersama Tomeru ya?” tanya Kiria yang yg dua hari lalu mengerjaiku. Ah, dia pasti sirik! Siapa suruh dia mengurungku. Pasti dia juga mau bersama Tomeru. “Tapi aku dengar dari teman kakakku, kau dikerjai sama BishounenOtaku” potong orang yang disebelahku. Mereka serius sekali menanggapi ini. “Tanya aja ke Kiria-chan. Kurasa dia tahu kejadian dua hari yang lalu. Sudah, jangan ganggu Momo-chan!” perintah Rima yang kesal karena mejanya sesak dipenuhi orang.
ナイト
“Jadi, semalam kau kemana saja? Kenapa kau tidak masuk kelas?” tanya Rima padaku saat makan siang. Aku sih mau menceritakannya, tapikan kata mereka ini rahasia. “Aku dikerjai BishounenOtaku.” jawabku asal-asalan. Aku engga mau kalau harus menderita lagi, jadi sebaiknya aku berbohong. Entah kenapa hari ini aku merasa canggung. Padahal tadi aku dapat melewati ulangan matematika dengan baik. Tak ada tanda-tanda CLAN KNIGHT. Aku jadi kangen sama mereka! “Momo!” aku mendengar seseorang memanggilku. Ternyata Misaki-senpai. Akhirnya aku bertemu seorang KNIGHTESS. “Kami butuh bantuanmu! CLAN KNIGHT diserang habis-habisan!” ucap Misaki-senpai yang terengah-engah kecapekan. Apa maksudnya diserang habis-habisan?
ナイト
A... Aku.. Aku melihat.. Para KNIGHTESS sedang berkelahi. Masing-masing dari mereka mempunyai lawannya sendiri. “Heh Masaru! Itu anggotamu? Anak SMP?! Jangan membuatku tertawa!” ledek seorang laki-laki berwajah abstrak yang sedang duduk dimotornya. Tomeru mengayunkan tangannya padaku. Kenapa dia jauh sekali disana? Aku takut kalau kena pukul. “Aku ada urusan!” ucapku yang langsung lari terbirit-birit. Aku ga mau ikut-ikutan jadi orang ga beres. Ternyata begini sifat asli mereka. Percuma saja mereka tampan dan keren, tapi kelakuannya kayak preman.
ナイト
“Ibu, aku pulang!” ucapku setelah membereskan sepatuku. Rumahku ini adalah sebuah apartemen yang usang. Tempatnya juga kecil dan sempit. Cuma ada tiga ruangan. Aku langsung ke kamar mandi untuk mencuci pakaian dalam para KNIGHTESS. Hah! Pakaian dalam mereka hilang. “Ibu melihat setumpuk pakaian dalam?” tanyaku yang sangat syok. “Ehm... Ehm...” hadoh Ibu lama sekali berpikirnya! Bagaimana kalau dicuri orang? Aku bisa mati ditangan Tomeru. “Setelah Ibu cuci...” ucap Ibu yang terpotong. Ayo lanjutkan! “Ibu jual ke toko loak.” sambungnya. KKKHHAAAAAA~~~!!!!!!! Akupun teriak histeris. Rasanya bola mataku ini mau keluar saat mendengar jawaban Ibuku. “Memangnya kenapa?” tanya Ibuku yang merasa tak berdosa. Aku yang masih syok tak sanggup untuk bicara. “Toko loak yang mana?” ucapku sambil mengguncang-guncang Ibuku. “Diperempatan sana...” jawabnya. Aku langsung bergegas menuju toko loak itu. Jangan sampai aku mati muda! Semoga pakaian dalam mereka masih ada disana.

Clan Knight: PERMULAAN YANG MENYENANGKAN

Aku berusaha untuk tidak menanggapinya. “Wahh, ternyata kau bisa bicara!” ledekku iseng. Semoga saja dia tak marah lagi padaku. “KNIGHTESS itu adalah sebutan bagi para anggota CLAN KNIGHT.” jelas Kanna-senpai padaku. Oh jadi begitu, ternyata klub ini lucu juga. “Sepertinya aku akan bahagia berada bersama kalian. Kalian hebat dan keren-keren. Aku tak menyangka akan bergabung dengan CLAN KNIGHT!! Woohooo pasti menyenangkan!” ceplosku. Aku melihat raut wajah Kanna-senpai menjadi canggung. Misaki-senpai juga menjadi salah tingkah. Ada apa sebenarnya? Mungkin karena aku sok akrab. Akh! Kenapa aku harus asal ceplos begini sih?!
ナイト
Mereka tak memberhentikanku dikawasan SMP Sensekuchi. Mereka mengajakku masuk kedalam halaman SMA Sensekuchi. Gawat! Bagaimana kalau BishounenOtaku mengerjaiku lagi? “Momo, ayo keluar dari mobil!” ucap Misaki yang mengajakku turun dari mobil. Aku tak mau turun, aku masih trauma. “Aku ini kan siswi SMP. Bisakah kau antarkan aku kesebelah?” pintaku pada Tomeru. “Kau takut? Tak ada yang berani pada anggota CLAN KNIGHT. Kau sendiri yakin kalau kau akan bahagia bersama kami kan? Ayo lah keluar.” ucap seorang pria yang duduk disebelah Tomeru. Benar yang dikatakannya, tapi aku masih takut. Baiklah, aku akan turun dari mobil dan langsung berlari menuju SMP Sensekuchi. “Oke! BaiiBaii” ucapku. Akupun langsung berlari menuju gedung sebelah. #BRUK!!# Aku terjatuh, sial sekali. Huks..., huks.. Sakit sekali. “Bodoh sekali dia sampai terjatuh.” ledek seseorang dibelakangku. Jahat sekali, aku luka seperti ini malah ditertawai. Tiba-tiba seseorang mengangkatku dan membantuku bangkit berdiri. “Jangan mempermalukan ketua didepan murid yang lainnya.” ucap Misaki padaku. Sampai detik ini aku tak tahu siapa ketua CLAN KNIGHT. “Memangnya siapa ketua kita?” tanyaku pada Misaki. Aku melihatnya menunjuk kearah Tomeru. “Tomeru?” ceplosku. Untungnya Misaki langsung menutup mulutku. Kalau tidak aku bisa mati ditangan Tomeru. “Apa kau tak tahu nama aslinya? Yaotome Masaru. Dia paling benci jika dipanggil dengan nama Tomeru.” ucap Misaki yang berusaha untuk menjelaskannya padaku. Aneh sekali, padahal nama Tomeru sangat lucu. “Kau sanggup berjalan? Baiklah, akan kutemani kau.” ucap Misaki yang melihat lututku berdarah.
ナイト
Aku disuruh datang ke kantor guru sebelum jam pelajaran dimulai. Aku yakin Ozawa-sensei akan sangat marah padaku. Aku menunggu Ozawa-sensei sambil membaca rumus-rumus matematika. “Shimizu.” panggil Ozawa-sensei. Akupun menuju mejanya dan duduk dihadapannya. “Semalam kau tak mengikuti pelajaran sampai selesai. Kemana saja kau? Kau tahu, kau ini adalah murid pertukaran pelajar!” tegas Ozawa-sensei padaku. “Dia bersamaku.” Aku mendengar suara yang bahkan lebih tegas dari Ozawa-sensei. “Yaotome?” ucap Ozawa-sensei yang terkejut. Akupun membalikkan badanku, ternyata benar dugaanku! Tomeru, eh Yaotome Masaru! “Heh, ayo cepat ikut. Kau ada kerjaan!” paksanya padaku tanpa memperdulikan Ozawa-sensei yang sedang memarahiku. “Tapi ketua, hari ini aku ada ulangan matematika.” ucapku yang khawatir jika prestasiku menurun. Tomeru menjentikkan jarinya, lalu aku mendengar Ozawa-sensei berkata, “Ulangan matematika akan diadakan besok!”. Wah, bisa-bisanya Ozawa-sensei tunduk pada Tomeru. “Nah, kau sudah dengarkan?” ucap Tomeru yang merasa puas.
ナイト
Aku dipaksa duduk dibangku cadangan untuk menyediakan kebutuhan anggota tim baseball SMA Sensekuchi. “Momo ambilkan bolanya!”. Aduh... Kenapa mereka memukul terlalu kuat, akukan jadi capek kalau harus terus-terusan ngambilin bola buat mereka. Ya untung sajalah daritadi BishounenOtaku tak terlihat olehku. Yang terlihat olehku hanya cowo-cowo tampan unggulan SMA Sensekuchi. Ah, terutama cowo yang sedang duduk dibangku penonton itu! Keren banget! “Momo mana bolanya?” teriak salah satu anggota tim baseball padaku. Aduh aku sampai lupa. Nah, itu bolanya disana. “Kau belum kapok?”. Aku melirik kesekelilingku. Aku sudah dikepung!! Kali ini jauh lebih banyak dari semalam. Akupun mematung. “Hei kalian mau apa?” terdengar suara seorang pria dari kejauhan. Aku duga ini pasti Tomeru! “Eh Ryouju, kami engga mau apa-apa kok.” ucap seorang gadis pada cowo itu. Siapa lagi Ryouju ini? “Hanami, bawa anggotamu pergi dari lapangan ini!” perintah cowo itu pada BishounenOtaku. Wah! Terimakasih! Akupun membalikan badanku dan melihat cowo itu langsung pergi. Aku tak sempat berterimakasih padanya. Terimakasih ya Ryouju.
ナイト
#HOMERUN!!# Hore Tomeru hebat! Hahahaha. Sudah tujuh kali berturut-turut dia mencetak angka sendiri. Prestasinya bagus sekali! Ngomong-ngomong sekarang sudah jam berapa?! Aku keasikan menonton! Ini dapat membuat prestasiku anjlok! “Ketua, aku permisi kembali ke kelas!” pintaku. Tomeru tak menanggapiku, kurang ajar. Apa maunya dia? Aku kan sudah bergabung. Dia ga berhak untuk merusak hidupku! “Sekarang sudah jam lima sore. Semua murid SMP sudah pulang.” ucap Kanna-senpai dengan tawa. Bagaimana bisa aku daritadi disini tanpa memperdulikan jam pelajaran? Aku mau pulang sekarang. “Hei kau! Tugasmu belum selesai.” ucap Tomeru tajam. “KAU DIAM SAJA!!” bentakku.

Clan Knight: SELAMAT DATANG

Sepertinya mereka sangat marah padaku. “Maaf! Maafkan aku!” pintaku sambil menunduk. “Kami akan berpikir sekali lagi. Mungkin kau takkan menjadi anggota kami.” ucap sinis seorang pria padaku. Aku tak peduli dengan klub yang mereka buat. Yang penting bagaimana caranya agar mereka tak kesal lagi padaku. Akupun keluar dari ruangan itu. Ketika sampai didekat pagar pembatas, aku dicegat oleh cewe-cewe SMA. “Heh! Bagaimana caranya kau masuk ke kawasan SMA?! Kau ini murid SMP mana?!” bentak salah seorang dari mereka padaku. “Aku.. Aku.. ” ucapku yang ketakutan melihat amarah mereka. Kenapa mereka sangat marah? “Kau pasti mau mendekati Tomeru kan! Sadar dong, kau ini masih SMP!” bentaknya lagi padaku. Ternyata benar yang tadi itu Tomeru! Pantas saja tadi dia tampak kesal ketika aku keceplosan menyebut nama panggilannya itu. “Kau ikut kami!” paksa cewe yang lainnya. Aku ditarik-tarik lagi. Kali ini aku mendapat bonus jambakan. Kumohon, semoga ada seseorang yang menolongku. “Aku engga bermaksud untuk menemui Tomeru! Aku bahkan tak menyukainya!” tegasku dengan kuat. “DIAM KAU!” bentak mereka. Aku tak tahu mau dibawa kemana, tapi sepertinya aku akan dibawa ke loteng atas sekolah ini.
ナイト
“Tolong!” teriakku kencang. Auuw! Aku ditampar. Sakit sekali! Pipiku perih. “Heh! Ini ganjaran buat murid yang bukan berasal dari SMA Sensekuchi!” ucap tajam si cewe itu. Aku diikat pada tiang yang berada dilantai atas SMA Sensekuchi. Mereka meninggaliku sendirian diatas sini. Untungnya mulutku ga dibungkam dengan kain. Sudah sore namun tak ada yang mendengar teriakanku. Hujan! Hujan! Daritadi aku kehausan karena letih berteriak terus. Akhirnya hujan membasahiku dan membuatku menjadi segar. Untuk sementara aku tak memikirkan cara untuk melepas ikatan ini. Aku sudah lelah berpikir dan kedinginan, lama kelamaanpun semuanya tampak gelap. Tiba-tiba aku mendengar suara “Kau ini korban yang kelimapuluhsatu”. Ikatanku terlepas, aku berusaha untuk membuka mataku. “Terimakasih” ucapku sebelum aku kembali menutup mataku.
ナイト
Ketika aku tersadar, aku telah berada didalam kamarku yang nyaman ini. Ibuku tertidur tepat disebelahku. Siapapun yang telah menolongku, aku sangat berterimakasih padanya. Mungkin besok aku akan dimarahi oleh Ozawa-sensei. Pasti aku akan segera dikembalikan ke SMP Fukuyushi. Bagaimana caranya agar aku tak mempermalukan SMP Fukuyushi dihadapan SMA Sensekuchi? Oh iya aku lupa sesuatu! Besok ada ulangan matematika. Akupun mencari tas sekolahku. Baik sekali yang menolongku, tasku saja sampai dibawa. Eh, ada surat yang diselipkan dibuku catatan matematikaku!
‘Awalnya kami kira kau ini anggota dari BishounenOtaku. Sekarang kau resmi menjadi anggota CLAN KNIGHT. Kalau kau menolak, kau akan terkena akibatnya. Salah satu contohnya seperti yang tadi. Dan jangan pernah menyebut nama Tomeru lagi. Kau harus tutup mulut tentang CLAN KNIGHT. Kalau sampai bocor, kami tak segan-segan akan membuat hidupmu hancur! Tertanda: CLAN KNIGHT
Ternyata seperti inilah mereka. Jangan-jangan cewe-cewe tadi merupakan anggota dari klub ini. Jahat dan tega sekali mereka. Besok aku akan berpura-pura seolah tak ada yang terjadi.
ナイト
“Momoko, kau dijemput oleh temanmu! Cepat keluar!” panggil Ibuku. Siapa yang pagi-pagi begini datang untuk menjemputku? Baik sekali dia. Baiklah aku akan segera keluar. “Kau?” ucapku yang terkejut melihat wanita cantik yang kutemui semalam diruangan aneh itu. Buat apa dia datang menjemputku? “Hai Momo, selamat pagi. Aku Minami Kanna. Ayo kita berangkat bersama!” ajaknya dan langsung menarikku. “Aku pergi dulu ya Bu!” ucapku terburu-buru pada Ibuku. Kami berjalan berdua menuju stasiun kereta api. “Kau inikan sudah resmi menjadi anggota CLAN KNIGHT. Nah, aku ini adalah wakil ketua!” ucap si cewe yang bernama Kanna ini padaku. Sepanjang perjalanan, dia menceritakan dan memberitahuku nama-nama para anggota CLAN KNIGHT. “Ketua!!” teriak Kanna pada seseorang yang berdiri didepan mobil mewah. “Kanna-senpai, aku mau tanya. Apakah siswi-siswi SMA yang mengerjaiku semalam adalah anggota dari CLAN KNIGHT??” tanyaku yang penasaran. “Mereka itu BishounenOtaku. Mereka adalah musuh kami! Kau harus berhati-hati.” jawabnya sambil tersenyum. Aku ingat kemarin Kiria juga menyebutkan BishounenOtaku sebelum dia dan kawan-kawannya mengurungku diruangan aneh itu.
ナイト
“Hei Momo! Cepat masuk kedalam mobil.” suruh Kanna-senpai. Akupun masuk kedalam mobil mewah yang dikendarai oleh Tomeru! Keren sekali! Maksudku, mobilnya yang keren. “Hei, aku Misaki. Namamu Momoko kan. Bagaimana kabarmu sekarang?” sapa seorang laki-laki yang duduk disebelah Kanna-senpai. “Aku sudah mendingan.” jawabku canggung. Aku melihat keluar jendela, ada tiga orang yang berada didalam mobil melambai padaku. “Hahaha. Itu para KNIGHTESS yang lainnya.” ucap Kanna-senpai yang melihatku keheranan. “Apa itu KNIGHTESS??” tanyaku yang kebingungan dengan nama-nama aneh itu. “Ternyata murid-murid SMP Fukuyushi berwawasan sempit!”. Wahh, akhirnya Tomeru berbicara juga! Tapi kenapa harus meledekku?!

Clan Knight: TERJEBAK!

Hai, aku Shimizu Momoko! Hari ini aku akan memulai hari yang baru. Aku adalah murid SMP Fukuyushi yang mengikuti program pertukaran pelajar selama enam bulan di SMP Sensekuchi. Aku sangat bangga dapat menjadi siswi berbakat yang mengikuti program ini. Biaya sekolahku kan dari beasiswa yang kudapat setiap tahunnya. Aku sudah dua hari berada di SMP Sensekuchi. Untungnya aku sudah mendapat beberapa teman baru. “Ibu, aku berangkat dulu ya!” ucapku pada Ibuku yang sedang memandikan adik kecilku. Sejak seminggu yang lalu Ayah tak pulang kerumah. Entah kenapa ia menjadi jarang mengunjungi kami. Maklum saja, Ayah mempunyai dua istri. Ibuku ini adalah istri keduanya, wajarlah kalau istri pertama cemburu.
ナイト
Nah, aku sudah sampai di sekolah sementaraku ini. “Momo-chan, selamat pagi” tegur seseorang padaku. Wah, hari ketigaku diawali dengan sapaan seorang teman baruku. Akupun membalas tegurannya, “Hai Rima-chan. Apa kabar pagi ini?”. Kami berjalan bersama menuju kelas. Kehadiranku selalu menjadi sorotan mata orang karena seragam yang kukenakan berbeda dari mereka. Ketika mereka mulai berbisik-bisik didepanku, aku berusaha untuk tersenyum. “Kau sudah mengerjakan PR?” tanya Rima padaku secara tiba-tiba. Aku menjawab iya, dan aku takkan pernah tak mengerjakan PR. Pokoknya prestasi nomor satu. Auu! Ada yang mendorongku. Lagi-lagi cewe itu. “Maaf, aku sengaja.” ucap cewe itu padaku. Apaan sih dia itu? Seharusnya dia bilang tak sengaja, bukannya aku sengaja. “Kau engga apa-apa kan?” tanya Rima yang terlihat khawatir. “Engga apa-apa kok. Eh, Ozawa-sensei udah datang!” jawabku sekaligus memberitahunya bahwa Ozawa-sensei yang merupakan wali kelas baruku ini sudah berada didalam kelas.
ナイト
“Jangan tarik-tarik! Sakit tahu!” ucapku yang marah pada si cewe tadi. Dia dan teman-temannya menarikku menuju kawasan SMA Sensekuchi. “Hikaru, coba lihat didepan pagar ada BishounenOtaku atau tidak!” perintah cewe itu pada temannya. Aduh aku mau diapain? Kenapa disekitar sini tak ada guru yang lewat?! “Kiria, engga ada! Ayo cepat!” jawab si cewe yang disuruh tadi. Oh nama cewe ini Kiria. Akhirnya aku dapat melaporkannya pada Ozawa-sensei. “Jadi namamu Kiria! Aku akan melaporkanmu pada Ozawa-sensei!” ucapku yang berusaha untuk mengancamnya. Tapi dia tak peduli, dia dan kawan-kawannya tetap menarikku. “Kita sudah sampai. Fukoda buka pintunya!” perintah Kiria pada temannya itu. Mereka mendorongku masuk pada ruangan gelap yang aneh. “Silahkan ngadu ke Ozawa-sensei!” ledek Kiria padaku sebelum menutup dan mengunciku pada ruangan aneh ini.
ナイト
Gawat! Sebentar lagi jam pelajaran keempat dimulai. Ozawa-sensei pasti akan marah padaku. Bagaimana caranya keluar dari sini? “Kau mau bergabung ya?”. Hah? Siapa itu? Suara setankah? Aku berani taruhan dia itu adalah malaikat pencabut nyawa! Pasti aku diajak untuk bergabung ke neraka bersama mereka. “TIIDAAAAAAAAAKK!!!!! Aku belum mau mati!! Aku engga mau masuk neraka!! Setidaknya tidak bersama dengan setan sepertimu!!!” teriakku histeris. “Wahh Masaru, dia mengejekmu! Gimana? Perlu kuhajar?” ucap setan yang lainnya. Aku mendengar salah satu dari setan itu ingin menghajarku, dan salah satu setan bernama Masaru. Setan macam apa si Masaru ini? Tiba-tiba cahaya terang muncul, tadinya kupikir seorang malaikat hendak menolongku ternyata cahaya lampu. “Apa kau tak bisa baca tulisan DILARANG MASUK pada pintu ini?!” tanya sosok pria padaku. Aku tahu itu, tapi mau bagaimana lagi. Aku kan dijebak oleh Kiria dan teman-temannya itu. Akupun menjawab, “Aku dijebak teman-temanku!”. “Kau dijebak? Kalau begitu kita ini sama. Dulu aku juga dijebak, makanya aku disini.” ucap seorang wanita cantik padaku. Apa-apaan mereka ini? Setelah kuperhatikan ternyata aku dikelilingi cowo-cowo keren. Ya Tuhan, kenapa mereka main-main diruangan aneh ini? “Baiklah, sekarang kau resmi jadi anggota CLAN KNIGHT!! Bagaimanapun kau harus menerima ini. Karena kau telah memasuki wilayah kami!”
ナイト
Aku tak mengerti, aku hanya terdiam. Apa itu CLAN KNIGHT?? Sepertinya aku pernah dengar. Mereka ini keren-keren banget. Mungkin saja aku bisa keren seperti mereka. Tapi aku juga harus mementingkan prestasiku. “OKE!” ceplosku yang bersemangat. Aku melihat sosok pria bangkit berdiri didalam kegelapan. Pria itu tersenyum pada pria yang disebelahnya. “Kau tampak sangat bersemangat. Kau ini bukan dari SMP Sensekuchi ya?” tanya wanita tadi. “Fukuyushi!” ucap sosok pria yang berdiri didalam kegelapan itu. Akupun mengangguk pelan. Ternyata dia tahu seragam sekolah yang kukenakan. Aku penasaran dengan wajahnya. “Aku Shimizu Momoko!” ucapku yang berusaha untuk memberitahu namaku pada mereka. “Kami tak menanyakan namamu.” ucap seorang cowo dibelakangku. Waaakh! Aku malu sekali diledek begitu. Mukaku sudah memerah nih! “Heh! Sana cepat kau kembali ke kelasmu!” suruh sosok pria yang berdiri dikegelapan tadi padaku. Akupun bangkit berdiri, dan membersihkan seragamku dari debu. Tak disangka ketika aku berdiri, aku dapat melihat wajahnya. Aku pernah melihat wajahnya disebuah majalah terkenal yang kupinjam dari temanku. “Tomeru” ceplosku begitu saja. Tiba-tiba wajah pria itu tampak kesal, dia langsung menuju kearah pintu dan keluar dari ruangan ini. Teman-teman yang lainnyapun tampak sebal padaku.

Clan Knight: KAMI INI PARA KNIGHTESS

“Ya.. Yaotome! Kau sedang apa?” tanya seorang guru pada sosok pria didalam kegelapan. “Aku iseng, sekedar mau mengunjungimu saja!” jawab sosok pria itu dengan santai. Pria itu semakin lama semakin mendekati guru tersebut. “Yaotome! Bu..buat apa stik baseball itu?!” tanya guru itu gemetaran. Pria itu tersenyum sinis lalu menjawab seperti orang berbisik, “Apa aku belum bilang? CLAN KNIGHT mengunjungimu”. Kekacauanpun terjadi didalam kantor guru. Sudah berkali-kali anggota CLAN KNIGHT yang disebut dengan panggilan KNIGHTESS mengganggu para guru maupun murid-murid SMA Sensekuchi. Ketua CLAN KNIGHT merupakan salah satu penerus Yayasan Sekolah Sensekuchi yang terkenal dengan kualitas pendidikannya itu. Yaotome Masaru namanya. Seorang siswa SMA yang duduk pada bangku kelas dua ini terkenal dengan kehebatannya dalam bermain baseball dan karate. Siapa yang menyangka Yaotome Masaru adalah ketua dari klub orang-orang yang tak beres. Walaupun demikian, Yaotome Masaru tetap menjadi pujaan para gadis.
ナイト
Ia mengumpulkan sendiri para anggota CLAN KNIGHT, yang merupakan komunitas anak-anak cowo keren di SMA Sensekuchi. Bahkan mereka membuat peraturan dan hukum-hukum mereka sendiri secara musyawarah. Sekarang anggota CLAN KNIGHT telah penuh menjadi duapuluh orang. Biasanya para KNIGHTESS mempunyai musuh masing-masing. Secara kebetulan musuh mereka sama, yaitu BishounenOtaku. Suatu klub yang terdiri dari para cewe-cewe cantik dan kaya yang suka sekali mendekati mereka. Wajar saja para KNIGHTESS adalah cowo-cowo tampan yang sulit ditemui.
ナイト
Para penggemar Yaotome Masaru selalu memanggilnya Tomeru. Nama itu sangat aneh baginya, tetapi nama itu sangat lucu dan imut bagi penggemarnya. Dulu ia pernah ditawari menjadi seorang aktor, namun ia tolak mentah-mentah. Lagipula tanpa menjadi seorang selebriti, ia sudah terkenal dimana-mana. Ia juga sering menerima surat dan bingkisan dari para penggemarnya, baik dari kalangan SMA maupun SMP. Setiap tahunnya para peminat SMA Sensekuchi bertambah pesat berkat Yaotome Masaru. Gedung SMA dan SMP Sensekuchi bersebelahan, pagar pembatas gedung dapat dibuka begitu saja. Para anak-anak perempuan SMP Sensekuchi selalu menyelinap masuk kedalam kawasan SMA demi melihat Yaotome Masaru dan teman-temannya. Kadang-kadang usaha mereka digagalkan oleh BishounenOtaku, yang selalu berjaga-jaga didepan pagar pembatas.
ナイト
SMA Sensekuchi mempunyai satu ruangan rahasia yang tak boleh dimasuki orang. Katanya didalam sana terdapat roh-roh jahat yang suka mengganggu orang-orang pada malam hari. Padahal ruangan itu tampak terurus dan bersih, namun tak ada yang berani masuk sejak mitos itu menyebar. Pada setiap aksinya,CLAN KNIGHT hanya mengganggu orang-orang yang menurut mereka pantas untuk dikerjai.
Selamat Datang di CLAN KNIGHT!! Mungkin anda calon KNIGHTESS berikutnya.
Thanks for read! :))